Profil Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

221 views

Profil Universitas Negeri Surabaya. Salah satu universitas negeri yang cukup terkemuka di Indonesia adalah Universitas Negeri Surabaya atau yang kerap disingkat menjadi Unesa. Universitas ini resmi didirikan pada tanggal 19 Desember 1964 dengan jenis Perguruan Tinggi Negeri. Alamat Unesa berada di Jl. Ketintang, Surabaya, Jawa Timur. Alamat website yang dapat diakses ialah www.unesa.ac.id.

Unesa melayani jenjang pendidikan Diploma, Sarjana hingga pasca sarjana. Luas kampus Unesa ialah satu juta meter persegi. Dengan rincian luas ruangan untuk ruang kuliah enam belas ribu meter persegi, perpustakaan seluas tiga ribu meter persegi. Laboratorium seluas dua ratus empat puluh delapan meter persegi dan fasilitas lain mencakup auditorium. Lahan perumahan serta ruang studio masing-masing seribu empat ratus, delapan ribu dua ratus dan seribu lima ratus meter persegi. Penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui seleksi SPMB dan juga PPKB.

Sejarah Universitas Negeri Surabaya

Hingga saat ini Universitas Negeri Surabaya telah memiliki tujuh fakultas. Dengan rincian empat fakultas ada di kompleks Ketintang dan tiga fakultas lainnya ada di kompleks Liwet atau Lidah Wetan. Fakultas yang berada di kompleks Ketintang adalah Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam atau MIPA. Sementara tiga fakultas yang terletak di kompleks Liwet adalah Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Fakultas Bahasa dan Seni.

Sejarah berdirinya Unesa tak terlepas dari IKIP Surabaya pada tahun 1950. Unesa awalnya merupakan lembaga kursus di bidang Ilmu Pasti serta Ilmu Kimia dengan memanfaatkan sarana prasarana berupa laboratorium dan ruang kelas milik Hoogere Burger Schol atau HBS Belanda. Lembaga kursus ini berlanjut sampai tahun 1960 dan berubah nama menjadi FKIP di tahun yang sama. Setahun kemudian, FKIP menjadi anak perguruan FKIP Unair Malang.

Dapatkan informasi yang dari suka.web.id dengan kategori: PENDIDIKAN

Baru pada 1962 berdirilah Akademi Pendidikan Guru atau APG yang kemudian berganti nama menjadi Institut Pendidikan Guru atau IPG. Setahun kemudian, IPG dan FKIP bergabung menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan atau IKIP.

IKIP Surabaya awalnya memiliki lima fakultas, yaitu Fakultas Keguruan Ilmu Sosial atau FKIS, Fakultas Ilmu Pendidikan atau FIP, Fakultas Keguruan Sastra Seni atau FKSS, Fakultas Keguruan Ilmu Teknik atau FKIT dan Fakultas Keguruan Ilmu Eksakta atau FKIE. Pada 1977, Sekolah Tinggi Olahraga atau STO bergabung dengan IKIP Surabaya serta berganti nama menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Keolahragaan atau FKIK. IKIP Surabaya berubah nama menjadi Universitas Negeri Surabaya pada 1999. Unesa tetap mengemban tugas untuk menyelenggarakan program-program kependidikan serta non kependidikan.

Fakultas di Universitas negeri Surabaya

Beberapa fakultas di Universitas Negeri Surabaya pun berubah nama. Di antaranya adalah Fakultas Bahasa dan Seni atau FBS, Fakultas Ilmu Sosial atau FIS, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam atau FMIPA, Fakultas Ilmu Keolahragaan atau FIK serta Fakultas Teknik atau FT. Barulah di tahun 2006, Unesa membuka fakultas baru yaitu Fakultas Ekonomi. Sejarah Unesa yang panjang memang tak bisa dilepaskan dari bagian perjalanan pendidikan nasional.

Unesa telah menghasilkan hingga delapan puluh ribu lulusan, dan memiliki posisi tersendiri sebagai salah satu lembaga penyelenggara pendidikan tingkat tinggi yang telah mampu merencanakan sebuah pengembangan untuk pendidikan bermutu. Unesa juga mampu menyiapkan lulusan dengan daya saing tinggi serta memiliki jiwa kewirausahaan, di samping mengatur mekanisme sebuah organisasi yang sehat. Unesa juga harus mandiri sebagai Badan Hukum Pendidikan Pemerintah.

Prodi ke pendidikan dan non kependidikan

Hingga saat ini Unesa masih mengelola prodi kependidikan serta non kependidikan, mulai dari jenjang Diploma, sarjana hinga pasca sarjana. Hari lahir atau dies natalis dari Universitas Negeri Surabaya menggunakan hari lahir dari IKIP Surabaya. Hal ini tak terlepas dari sejarah Unesa yang masih berkaitan erat dengan IKIP Surabaya.

Sejarah panjang Unesa membuat universitas ini memiliki kemungkinan yang terbuka lebar untuk terus berkembang menjadi universitas besar di Surabaya. Salah satu perkembangan yang terjadi di Unesa dan cukup signifikan ialah jurusan pada Fakultas Ilmu Pendidikan atau FIP dan Fakultas Ilmu Sosial atau FIS. Di tahun 2006 FIS mengembangkan program studi baru yakni Bimbingan Konseling menjadi Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan. Selanjutnya pada 2008 terdapat program studi D2 PGSD yang berkembang menjadi Jurusan PGSD. Dengan ini maka mulai 2008, FIS secara resmi mengelola empat jurusan.

Sementara Fakultas Ilmu Sosial atau FIS juga mengalami perkembangan yang signifikan. FIS awalnya terbagi menjadi dua fakultas, yakni FIS serta FE. FIS mengelola hingga tiga jurusan, sementara FE mengelola hanya dua jurusan. Pada 2008, FIS mengembangkan D3 Akuntansi agar berubah menjadi Jurusan Akuntasni dan Manajemen berubah menjadi Jurusan. Sementara program studi S1 Akuntansi mulai menerima mahasiswa pertama pada tahun ajaran 2009/2010 sehingga totalnya FE mengelola hingga tiga jurusan.

Pertumbuhan jurusan di Universitas Negeri Surabaya

Di tahun 2009, Unesa totalnya telah memiliki tujuh fakultas serta satu program pasca sarjana yang mengelola hingga dua puluh enam jurusan serta enam puluh enam program studi. Unesa juga diketahui belum pernah sekalipun menutup salah satu jurusan yang ada di dalamnya. Rata-rata pertumbuhan jurusan di Universitas Negeri Surabaya ialah tiga persen. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa di masa depan nanti akan ada beberapa program studi yang berpotensi dikembangkan menjadi jurusan, dan beberapa jurusan yang potensial akan dikembangkan menjadi fakultas. Akreditasi dari BAN-PT sendiri mencakup akreditasi A, B, dan C serta beberapa belum memiliki akreditasi sehingga masih dalam proses.